Di beberapa daerah, karena faktor keturunan (perkawinan antara anggota keluarga dekat)

Jumlah kasusnya dapat menjadi sepuluh sampai dua puluh kali lebih besar. Dalam hal ini, kasusnya dapat berupa gangguansangat ringan (kepala tulang paha masihberada dalam mangkuk) dan yangsangat berat (hubungan persendian tidakada samasekali).Sakit bawaan ini telah dikenal sejak zamandahulu. Hippocrates menduga bahwa ceraisendi paha bawaan terjadi akibat tercederanya rahim yang sedang mengandung atauakibat proses kelahiran yang sulit.

Kekuatanyang menahan kepala tulang paha dalammangkuknyaialah (1) tekanan udara (ronggasendi hampa udara atau vakum), (2) ikatikatsendi yang banyak jumlahnya, dan (3)otot-otot,Dalam tahun pertama usia bayi, mangkuk sendi masih berada di sebelah atas kepalatulang paha; setelah itu karena pembebanan(ketika si anak mulai berjalan), kepalatulang paha itu bergeser ke atas dan simpaisendi berubah bentuk menyerupai ‘Jam pasir”.

Anak-anak penderita cerai sendipaha saat pandai berjalannya datang lebihlambat dari biasa dan kelainan bawaannya tersebut dapat diketahui dari otot pantatnyayang rata, lipatan pantat yaIlg lebih tinggi, dan dari pendeknya tulang pahanyayang terkena. Kepala tulang paha tidakberada dalam mangkuk dan dengan merabadapat diketahui di mana letaknya. Lengkungantulang belakang di daerah pinggul (lendelordosis) makinmelengkungsehinggaperut di sisi yang terkena lebih menonjolke depan.

Dalam kasus cerai sendi di keduasisi perpendekan tulang, jalan yang gontai,dan lengkungan tulang belakang yang bertambah di daerah pinggul menjadi lebihkentara, Kalau kepala tulang paha beradadi luar mangkuk, simpai sendi akan regangdan tepat di atas mangkuk akan dihimpitoI€h otot-otot.

Tempat yang menyempit ini kemudianhari dapat menjadi halangan yang tidak teratasi dalam usaha memperbaiki persendian,sedangkan simpai yang teregang meliputi mangkuk lambat laun lengket padanya. Kepala tulang paha pun lama-lama bergerak ke atas hingga akhirnyatertahan di suatu tempat di bawah ototpantat dan jaringan tulang usus (os ilium) mengalami perubahan bentuk menjadi mangkuk sendi yang baru (neartrosis).

Titik tumpu yang diperoleh kepala tulang paha pada tulang usus terletak jauh lebih ke belakang dan di atas mangkuk yang asli, sehingga bagian depan tulang panggul terungkit ke bawah.

Kesulitan yang dialami penderita bertambah besar dengan berlanjutnya usia. Namun aneh juga bahwa ada pasien yang boleh dikatakan bebas dari keluhan dan dapat menyembunyikan kegontaiannya dalam berjalan. Klik disini  untuk mendapatkan info detil dan akurat mengenai obat diabetes untuk anak terbaru yang aman dan terbukti efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *