Cara Menyimpan Telur Ayam

Cara Menyimpan Telur Ayam

Telur Ayam merupakan salah satu bahan pokok yang sangat di butuhkan bagi masyarakat kita kandungan gizi pada telur sangatlah baik bagi tubuh kita Standar Mutu Telur Ayam pun harus selalu terjaga berikut ini adalah beberapa kandungan yang terdapat di dalam sebuah telur :

Mineral, selama ini konsumen hanya mengetahui tentang khasiat dari kuning telur, tidak hanya kuning telur saja yang mempunyai nilai gizi yang tinggi tetapi putih telur juga sama pentingnya di dalam sebuah telur putih telur mempunyai mineral yang baik diantaranya : kalium, seng, zat besi, kalsium, fosfor dll.

Float dan sebagian vitamin B, putih telur merupakan sumber riboflavin dan B12 yang sangat di butuhkan oleh tubuh. Dan masih banyak lagi kandungan yang terdapat di dalam sebuah telur.

Telur yang di gunakan untuk bahan konsumsi beda dengan telur yang ingin di ternakkan, jika telur untuk di ternakkan ayam yang baru bertelur sebaikknya cepat di masukkan ke dalam mesin penetas telur untu jangka waktunya sekitar 3-4 hari.

Penyimpanan telur untuk di kosumsi dilakukan apabila produksi telur terus meningkat, sementara telur belum bisa dilempar ke pasar. Kekentalan putih telur akan berubah jika disimpan selama tujuh hari pada suhu kamar dengan kelembapan antara 70—80%. Namun, daya tahan telur bisa diperpanjang dengan melakukan penanganan sebagai berikut.

  • Dry packing, yaitu melapisi telur dengan bahan tertentu, seperti abu, pasir, atau hancuran batu bata.
  • Immersion liquid, yaitu merendam telur dalam cairan antiseptik yang bersifat menutup pori-pori telur. Cairan tersebut bisa berupa air kapur, air garam, ekstrak akasia, atau ekstrak daun jambu biji.
  • Shere sealing, yaitu menutup permukaan telur dengan bahan pengawet sehingga uap air dan CO, hanya sedikit yang menguap keluar dari dalam telur. Bahan-bahan untuk melapisi antara lain minyak kelapa dan parafin bahan pembuat Klin.
  • Cold storage, yaitu menyimpan telur di ruang yang suhunya mencapai 0,5° C dengan kelembapan 80-90%.
  • Dibuat bubuk telur. Caranya, telur dipecah kemudian diawetkan dalam bentuk bubuk kering telur. Namun, cara ini jarang dilakukan karena selain pengerjaannya memakan waktu, kandungan grzi telur pun bisa banyak yang hilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.