Si Hitam Ayam Cemani

Si Hitam Ayam Cemani

Seluruh bagian tubuhnya berwama hilam. Dari kuku, lklah, bulu, daging, hingga tulang berwarna hitam. Itulah sosok ayam cemani. Sebagian orang menyebutnva ayam selasi. Ada pula yang memberi nama ayam negro, mengingatkan kita akan etnis yang mendiami Benua Afrika. Sebutan itu mengacu pada warna tubuh ayam cemani yang hitam pekat. Bahkan konon darahnya pun berwarna hitam, meski populasinya amat langka jika ayam cemani bertelur Cara Menyimpan Telur Ayam cemani pun juga harus berhati-hati jangan sampai pecah.

Wajar jika harganya pun sangat mahal, mencapai ratusan juta rupiah. Ini sebuah kisah nyata. Seorang konsumen datang ke runiah penulis dan berani membeli sepasang ayam cemani Rp 100.000.000,00 jika benar darah ayam itu berwarna hitam. Padahal penulis hanya menghargaihargai Rp 1.000.000,00. Sepasang ayam cemani itu kemudian dibawa untuk diperlihatkan kepada pembeii akhir.

Setelah diperiksa dengan beberapa peralatan, ternyata darah ayam itu berwama merah seperti yang penulis sampaikan di awal transaksi. Kepada penulis. pembeli itu memperlihatkan surat perjanjian yang isinya sanggup membeli sepasang ayam cemani berdarah hitam dengan harga Rp 500.000.000,00. Lima ratus juta rupiah! Sebuah harga yang sangat fantastis. Di kalangan unggas, tingginya harga itu hanya dapat dikalahkan oleh harga jual seekor perkutut. Luar biasa!

CARA MENGETES WARNA DARAH

Pemburu ayam cemani berdarah hitam biasanya membawa spet suntikan dan segumpal kapas untuk mengambil beberapa tetes darah. Darah kemudian dioleskan di atas pennukaan kapas. Dengan cara itu akurasinya jauh lebih tinggi. Cara lain untuk mengetes darah adalah dengan menusukkan jarum di bagian jenggernya. Darah yang keluar ditampung di atas kapas. Pencabutan beberapa helai bulu sayap merupakan metode Iain untuk mengetes warna darah ayam.

Jika bagian pangkal bulu yang masih muda berwarna hitam, mereka beranggapan darah ayam cemani berwarna hitam. Pengetesan warna darah ayam melalui pencabutan beberapa helai bulu sayap sebetulnya tidak akurat.

Banyak pula yang memburu ayam cemani berlidah hitam. Sama halnya ayam cemani berdarah hitam, yang berlidah hitam juga langka. Warna lidah ayam cemani pada umumnya abu-abu atau biru tua. Hampir selama 14 tahun penulis menggeluti ternak ayam cemani, belum pernah menemui atau memiliki ayam cemani yang berdarah hitam atau berlidah hitam.

Hasil pengetesan wama darah ayam cemani melalui jarum atau alat suntik paling-paling herwama merah kehitam-hitaman atau cokelat tua. Jadi memang keberadaan ayam cemani berdarah hitam amat langka. Namun, ayam cemani berdarah merah pun makin banyak penggemar dan cukup prospektif untuk usaha bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.